You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Penumpang OK Otrip Lebak Bulus-Pondok Labu Capai 23.555
photo Doc - Beritajakarta.id

Penumpang OK OTrip Lebak Bulus-Pondok Labu Capai 23.555 Orang

Animo warga Jakarta Selatan terhadap layanan OK OTrip yang digagas Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terbilang cukup tinggi.

Jumlah penumpang terus meningkat. Selama satu bulan jumlah penumpang mencapai 23.555 orang

Buktinya, baru satu bulan diuji coba, jumlah penumpang layanan OK OTrip rute Lebak Bulus-Pondok Labu mampu menembus 23.555 orang.

Kepala Seksi Angkutan Jalan Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Selatan, Afrinda Tri Wardhani mengatakan, hingga kini pihaknya terus mengevaluasi uji coba OK OTrip. Berdasarkan hasil evaluasi sementara pelaksanaan, program ini berjalan cukup baik.

Dua Hari Uji Coba, Penumpang OK Otrip di Jaksel Capai 358 Orang

"Jumlah penumpang terus meningkat. Selama satu bulan jumlah penumpang mencapai 23.555 orang," ujarnya, Rabu (21/3).

Ia menyebutkan, dalam waktu satu hari, jumlah penumpang tertinggi mencapai 1.230 orang. Hasil ini membuktikan layanan OK OTrip rute Lebak Bulus-Pondok Labu semakin diminati warga.

Meski demikian, ia menilai masih ada beberapa hal yang dievaluasi dalam uji coba kali ini. Di antaranya seperti penambahan titik setop bus dan kuota kendaraan serta memediasi angkutan perbatasan yang bersinggungan dengan trayek OK OTrip.

"Karena memang rencana awal akan ada 16 kendaraan yang dioperasikan. Sementara ini baru ada delapan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye12142 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1364 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1342 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1304 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye1009 personBudhi Firmansyah Surapati